Hari Keenam Pencarian Pemancing Asal Selopuro Belum Ditemukan
| Hari keenam operasi SAR, tim gabungan melakukan pencarian dengan metode penyisiran darat di sejumlah titik pesisir pantai selatan. |
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Blitar, Wahyudi, mengatakan pada hari keenam operasi SAR, tim gabungan melakukan pencarian dengan metode penyisiran darat di sejumlah titik pesisir pantai selatan.
Pencarian dibagi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU). Tim pertama melakukan penyisiran dari kawasan Bukit Indah menuju Banyu Biru, kemudian bergeser ke kawasan Pantai Peh Pulo dengan arah pencarian ke timur.
Sementara itu, tim kedua melakukan penyisiran dari Pantai Peh Pulo ke arah barat. Tim juga melakukan pemantauan hingga sekitar pukul 12.00 WIB sebelum kemudian bergeser menuju kawasan Pantai Serit.
“Pada OPS SAR hari keenam, pencarian dilakukan dengan penyisiran darat oleh dua tim di sepanjang garis pantai,” ujar Wahyudi, Minggu (8/3/2026).
Namun hingga operasi pencarian hari keenam selesai dilaksanakan, tim SAR gabungan belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban.
“Hasil pencarian ini nihil,” tambahnya.
Meski demikian, operasi pencarian akan kembali dilanjutkan oleh tim SAR gabungan pada Senin (9/3/2026) mulai pukul 08.00 WIB dengan melanjutkan penyisiran di sepanjang pesisir pantai selatan Kabupaten Blitar.
Sebelumnya korban bernama Fajar Tri Pangestu (24), warga Desa Selopuro, Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar. Ia dilaporkan hilang setelah terseret ombak saat memancing di kawasan Pathuk Lesung Pantai Serang pada Selasa (3/3/2026) sore.
Kontributor : Erina Airin
Editor : Tim Berita Jurnal



