width=

Longsor Tutup Jalur Wisata Sarangan–Mojosemi

Sekitar 20 personel gabungan, terdiri dari BKPH Lawu Ds/Perhutani, Polsek Plaosan, Koramil Plaosan, BPBD Kabupaten Magetan, serta warga masyarakat sekitar segera evakuasi dan pembersihan material longsor.
MAGETAN, BERITA JURNAL – Peristiwa tanah longsor terjadi di Jalan Raya Sarangan–Mojosemi, tepatnya di tikungan 300 meter barat Omah Jowo, Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan, Sabtu (28/2/2026) pagi.

Longsor yang terjadi pada pukul 06.00 WIB berasal dari area ladang milik warga, menutup sekitar 30 persen badan Jalan Raya Sarangan–Mojosemi, sehingga sempat mengganggu arus lalu lintas di jalur wisata Sarangan.

Kapolsek Plaosan AKP Agus Budi Witarno, menjelaskan bahwa, aparat Kepolisian bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magetan, TNI dan Masyarakat bergerak cepat menangani peristiwa tanah longsor.

"Peristiwa dilaporkan masyarakat sekitar pukul 06.00 WIB. Dimana kejadian longsor ini material tanah berukuran kurang lebih 2 x 3 meter dengan tinggi sekitar 5 meter menutup jalan," ujar Agus Budi Witarto.

Menerima laporan dari masyarakat, anggota Polsek Plaosan langsung bergerak cepat melakukan pengecekan ke lokasi bersama piket Siaga Bencana dan Pospol Sarangan. Dan berkoordinasi dengan BPBD serta instansi terkait untuk percepatan penanganan material longsor.

Dari hasil pengecekan di lapangan, diketahui tanah longsor berada di tebing sisi selatan jalan dengan kondisi geografis berupa lereng dan pepohonan jenis pasang tanpa penahan atau pondasi yang memadai.

Sekitar 20 personel gabungan, terdiri dari BKPH Lawu Ds/Perhutani, Polsek Plaosan, Koramil Plaosan, BPBD Kabupaten Magetan, serta warga masyarakat sekitar segera evakuasi dan pembersihan material longsor.

"Beberapa hari terakhir, kawasan tersebut juga mengalami cuaca ekstrem berupa angin kencang dan hujan deras, yang diduga menjadi pemicu terjadinya longsor," kata Kapolsek Plaosan.

Kapolsek Plaosan juga mengimbau masyarakat dan para pengguna jalan, khususnya yang melintas di jalur wisata Sarangan–Mojosemi, agar selalu meningkatkan kewaspadaan, terlebih saat kondisi cuaca ekstrem.

“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tetap berhati-hati saat melintas di jalur rawan longsor, terutama saat hujan deras,” pungkasnya.

Kontributor : Putri Mailani
Editor : Tim Beritajurnal
Next Post Previous Post
  width=