Mendadak Warga Binaan dan Petugas Rutan Kelas IIB Ponorogo Jalani Tes Urine
| Petugas medis secara ketat dan transparan terhadap petugas serta Warga Binaan yang dipilih secara acak menggunakan alat multi drug screen test. |
Tes urine yang dilakukan secara acak tersebut merupakan komitmen dan memastikan lingkungan Rutan Ponorogo bersih dari penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang.
"Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), khususnya poin Memberantas Peredaran Narkoba," ujar Ka. KPR, Gulang Rinanto.
Gulang, menyebutkan program tes urine ini sebagai tindak lanjut surat Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur Nomor WP.15-UM.01.01-15 tanggal 07 Januari 2026 tentang Pendataan Senjata Api dan Tes Urine Pegawai dan Narapidana.
"Kegiatan ini merupakan langkah nyata untuk memastikan seluruh jajaran dan Warga Binaan berada dalam kondisi bersih dari narkoba," kata Gulang.
"Kami ingin memastikan bahwa baik petugas maupun Warga Binaan benar-benar berada di lingkungan yang bersih dan bebas dari narkotika,” tambahnya.
Petugas medis secara ketat dan transparan terhadap petugas serta Warga Binaan yang dipilih secara acak menggunakan alat multi drug screen test.
"Dari hasil seluruh sampel dinyatakan negatif dari narkotika dan zat adiktif. Kami berkomitmen Rutan Ponorogo selalu mendukung program pemerintah mewujudkan lingkungan Lapas yang aman, bersih, profesional, dan berintegritas.
Kontributor : Titik S
Editor : Tim Beritajurnal



