width=

Kabupaten Madiun Jadi Pilihan Dua Universitas Ternama Untuk KKN-BBK

Bupati Madiun didampingi Wakil Bupati menerima kunjungan Mahasiswa dari dua perguruan tinggi ternama di Jawa Timur dan Jawa Tengah yang akan melaksanakan KKN-BBK di Kabupaten Madiun.
BERITA JURNAL, MADIUN - Mahasiswa dari dua Universitas ternama dari Jawa Timur dan Surakarta, Jawa Tengah bakal melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Belajar Bersama Komunitas (BBK) di Kabupaten Madiun.

Kedatangan Mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) Surabaya yang diterima Bupati Madiun di Pendopo Ronggo Djoemeno, dan Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Jawa Tengah di sambut di ruang Graha Eka Kapti, Puspem Madiun, Selasa (6/1).

321 Peserta BBK dari Unair Surabaya akan mengikuti KKN selama 28 hari dari 6 Januari - 2 Februari  yang tersebar di 37 Desa maupun Kelurahan di 4 Kecamatan, Kabupaten Madiun.

Sedangkan sebanyak 48 mahasiswa UNS Surakarta akan melaksanakan KKN selama 45 hari mulai tanggal 6 Januari sampai 19 Februari 2026 di 6 desa di Kecamatan Jiwan dan Mejayan.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNS Surakarta, Prof. Ir. Dody Ariawan, sangat berterimakasih kepada Bupati, Wakil Bupati Madiun dan jajaran yang selalu terbuka menerima mahasiswanya untuk KKN di Kabupatenn Madiun.

Sementara itu, Bupati Madiun dalam arahannya mengatakan, KKN merupakan ajang untuk mengimplementasikan ilmu yang didapat di bangku kuliah untuk diterapkan di tengah masyarakat.

"Selain itu, juga untuk menambah pengalaman karena akan berinteraksi langsung dengan masyarakat, disisi lain masyarakat juga mendapatkan ilmu," ujar Bupati Madiun, Hari Wuryanto.

Bupati, minta kepada mahasiswa KKN Surakarta sebelum ditarik ke kampus, kiranya membuat rekomendasi untuk mengembangkan desa yang menjadi lokasi KKN, sebagai pertimbangan Pemkab Madiun.

"Yang tentunya disesuaikan dengan visi misi ‘BERSAHAJA’, dimana goals-nya adalah kesejahteraan masyarakat. Kami juga ingin adik-dik mahasiswa melakukan presentasi,” terang Mas Hari Wur, panggilan akrab Bupati Madiun.

Pada kesempatan itu Mas Hari Wur menceritakan sekilas proses pemindahan ibukota Kabupaten Madiun dari Kota Madiun berpndah ke Caruban sebagai pusat pemerintahan yang baru.

Bupati yang di dampingi Wakil Bupati Madiun, mengundang pimpinan OPD terkait dalam penerimaan mahasiswa KKN Surakarta ini, agar kalau mereka perlu bantuan bisa berhubungan langsung dengan dinas terkait.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Kepala Bapperida, Sodik Hery Purnomo, pimpinan OPD terkait dan para camat.

Kontributor : Ninik S
Editor : Tim Beritajurnal
Next Post Previous Post
  width=