width=

Polres Madiun Kota Resmikan SPPG Polri Desa Rejosari

Kapolres Madiun Kota bersama Bupati Madiun meninjau dapur MBG di Desa Rejosari, Kecamatan Sawahan.
BERITA JURNAL, MADIUN - Mendukung peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan Makan Bergizi Gratis (MBG) Polres Madiun Kota meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri Desa Rejosari, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Madiuh, Senin (29/12/2025).

Kapolres Madiun Kota, AKBP Wiwin Junianto Supriyadi, menyampaikan SPPG Polri Desa Rejosari, bakal melayani 3.184 penerima manfaat di Kecamatan Sawahan, yang bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Madiun dan Perguruan Setia Hati Terate (PSHT).

AKBP Wiwin Junianto, menyampaikan pembangunan SPPG Polri di Desa Rejosari membutuhkan waktu kurang lebih dua bulan dan hingga diresmikan hari ini persiapannya dinyatakan 100 persen dengan di dukung seluruh elemen masyarakat dan pemerintah Kabupaten Madiun.

"Insyallah pada awal bulan Januari 2026 SPPG Polri di Desa Rejosari sudah bisa di operasionalkan," ujar AKBP Wiwin Junianto.

Kapolres menyebutkan, terdapat 4 SPPG di bawah naungan Polres Madiun Kota yang berada di wilayah Madiun Kota dan Kabupaten Madiun, mendukung program pemenuhan gizi dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Dia, berharap SPPG Polri dapat mewujudkan harapan Presiden RI membangun generasi bangsa yang sehat cerdas. Generasi muda merupakan investasi jangka panjang yang harus dibangun mulai sejak dini, salah satunya melalui program MBG.

Sementara Bupati Madiun, Hari Wuryanto mengatakan Pemerintah berkalaborasi dengan semua unsur termasuk Polri untuk memenuhi kebutuhan MBG di wilayah Kabupaten Madiun.

Heri Wur, panggilan akrab Bupati Madiun meminta kepada semua pekerja  SPPG bekerja secara professional dan mengutamakan mutu dan kualitas makanan yang benar benar bersih sehingga tidak menimbulkan permasalahan saat di konsumsi anak anak.

"Di Kabupaten Madiun ada 40 SPPG dan 30 SPPG sudah beroperasi melayani kebutuhan MBG. Sedang 10 SPPG dalam proses operasional," ungkap Hari Wuryanto.

Bupati menekankan petugas SPPG harus bekerja sesuai Standard Operating Procedure (SOP) yang diterapkan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk mengantisipasi insiden yang tidak diinginkan. Termasuk pengawasan melalui Closed Circuit Television (CCTV).

"Insyallah kalau kita laksanakan sesuai SOP semua akan berjalan baik dan lancar," pungkasnya.

Kontributor : Ninik S
Editor : Tim Beritajurnal
Next Post Previous Post
  width=