14 Hari Diterjunkan ke Aceh, Tagana Kabupaten Blitar Operasikan Dapur Umum dan Layani Penyintas Bencana
| Setiap hari diproduksi sekitar 12.000 bungkus makanan untuk makan pagi dan sore, dengan total produksi mencapai 312.000 bungkus. |
Kelima personel yang diterjunkan yakni Fujika Syaekhoni, Abdurrahman Addakhil, Eko Hari Setyawan, M. Khoirul Huda, dan Hariadi. Selama bertugas, mereka ditempatkan di Posko Pengungsian Gampong Bundar, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Blitar, Mikhael Hankam Indoro, menjelaskan bahwa selama masa penugasan para personel mengoperasikan dapur umum lapangan untuk memenuhi kebutuhan makan para penyintas.
Setiap hari diproduksi sekitar 12.000 bungkus makanan untuk makan pagi dan sore, dengan total produksi mencapai 312.000 bungkus.
Selain pelayanan logistik pangan, tim juga melaksanakan pendampingan Layanan Dukungan Psikososial (LDP) bagi anak-anak dan kelompok rentan di lokasi pengungsian.
"Selain itu mereka juga melakukan LDP, kegiatan itu dilakukan untuk membantu pemulihan kondisi psikologis penyintas pascabencana", tambahnya.
Lebih lanjut, Hankam menambahkan, disana relawan turut mendistribusikan bantuan pemenuhan kebutuhan dasar dari Kementerian Sosial RI, berupa matras, family kit, perlengkapan ibadah, serta kebutuhan dasar lainnya.
Dalam penugasan tersebut, TAGANA juga memfasilitasi penyaluran bantuan dari masyarakat Kabupaten Blitar yang berasal dari SMK PGRI Wlingi, keluarga besar Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Blitar, serta LazisNU.
Bantuan dibelanjakan di Medan dan Aceh Langsa guna mempercepat proses distribusi ke wilayah terdampak bencana.
Kontributor : Erina Airin
Editor : Tim Beritajurnal



