40 Ribu Hektare Lahan Tulungagung Kritis, 3 Ribu Hektare Masuk Kategori Sangat Rusak
| Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tulungagung, Anang Pratistianto saat memberikan pernyataan terkait kondisi lahan di Tulungagung. |
Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tulungagung, Anang Pratistianto, mengatakan lahan kritis tersebut mayoritas berada di kawasan pegunungan selatan, seperti Kecamatan Tanggunggunung, Pucanglaban, dan Besuki.
“Lahan seluas 40 ribu hektare di Tulungagung dalam kondisi kritis atau rusak,” kata Anang, Minggu (16/8/2026).
Dari jumlah tersebut, sekitar 3 ribu hektare tergolong sangat kritis karena sudah tidak produktif sebagai media tanam maupun dalam menjalankan fungsi pengaturan tata air. Salah satu pemicunya adalah alih fungsi lahan menjadi area pertanian, termasuk tanaman jagung.
DLH Tulungagung kini berupaya menekan perluasan lahan kritis melalui reboisasi dengan tanaman tegakan yang memiliki nilai ekonomi, salah satunya kopi.
Selain itu, DLH menyediakan bibit tanaman tegakan secara gratis bagi masyarakat. Langkah tersebut diharapkan mampu memulihkan fungsi lahan sekaligus menekan risiko kerusakan ekologi dan bencana alam.
Kontributor : Rina
Editor : Tim Berita Jurnal


