width=

Peluang Kerja ke Jepang Dibuka, Disnaker Ajak Warga Kabupaten Blitar Manfaatkan Program Magang 2026

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Timur resmi membuka pendaftaran Program Pemagangan ke Jepang tahun 2026.
BLITAR, BERITA JURNAL – Kesempatan bekerja di luar negeri kembali terbuka. Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Timur resmi membuka pendaftaran Program Pemagangan ke Jepang tahun 2026. Program ini menjadi peluang bagi warga Kabupaten Blitar untuk meningkatkan keterampilan sekaligus memperoleh pengalaman kerja internasional.

Pendaftaran dibuka mulai 1 Maret hingga 19 Juni 2026, bertempat di kantor Disnakertrans Provinsi Jawa Timur di Surabaya. Sementara tahapan seleksi dijadwalkan berlangsung pada 22 hingga 26 Juni 2026 di Aula Transito Surabaya.

Kepala Bidang Pelatihan Kerja, Produktivitas Tenaga Kerja, dan Transmigrasi Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Blitar, Siti Mufidah, mengajak masyarakat untuk memanfaatkan peluang tersebut.

“Program ini sangat baik untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja, sekaligus membuka wawasan dan pengalaman kerja di luar negeri, khususnya di Jepang,” ujarnya.

Ia menjelaskan, peserta akan melalui sejumlah tahapan seleksi, mulai dari administrasi, tes matematika dasar, tes kesamaptaan fisik, wawancara, tes kesehatan, hingga tes kemampuan bahasa Jepang. Seluruh tahapan menggunakan sistem gugur.

Adapun persyaratan umum meliputi usia minimal 18 hingga maksimal 26 tahun, pendidikan minimal lulusan SMA atau sederajat, serta memenuhi standar kesehatan dan fisik. Selain itu, peserta juga diwajibkan melengkapi dokumen administrasi seperti KTP, Kartu Keluarga, ijazah, dan surat keterangan sehat.

Program pemagangan ini berlangsung selama tiga tahun dan dapat diperpanjang hingga lima tahun, sesuai dengan evaluasi dan kebutuhan perusahaan di Jepang. Selama mengikuti program, peserta akan mendapatkan pelatihan, pengalaman kerja, serta tunjangan sesuai ketentuan.

Siti Mufidah juga mengingatkan agar masyarakat mendaftar melalui jalur resmi dan tidak menggunakan jasa perantara.

“Pendaftaran dilakukan secara langsung melalui instansi resmi. Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya pada pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu,” tegasnya.

Melalui program ini, diharapkan semakin banyak tenaga kerja asal Kabupaten Blitar yang memiliki daya saing global dan mampu membawa manfaat bagi daerah setelah kembali ke tanah air.

Kontributor : Erina Airin
Editor : Tim Berita Jurnal
Next Post Previous Post
  width=