width=

Persiapan Sambut Lebaran, KAI Refreshing Petugas PPKA Perkuat Keselamatan Perjalanan KA

Kegiatan refreshing merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk memastikan kesiapan petugas operasional, khususnya PPKA, memiliki kompetensi yang terus terbarui dalam menjalankan tugasnya.
MADIUN, BERITA JURNAL - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun menggelar kegiatan Diklat dan Pelatihan (Diklap) Refreshing Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKA) Setempat Angkatan I Tahun 2026, di Ruang Sasana Wiyata Daop 7 Madiun, Selasa (10/3/2026).

Diklap diikuti oleh Asisten Manager Perjalanan Kereta Api (Asmen Perka) Adi, Tim Safety Inspector Kantor Pusat Yudi, Kapusdal Andi Febri, serta para peserta diklat, yang merupakan petugas pengatur perjalanan kereta api di wilayah Daop 7 Madiun.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan bahwa kegiatan refreshing ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk memastikan setiap petugas operasional, khususnya PPKA, memiliki kompetensi yang terus terbarui dalam menjalankan tugasnya.

"KAI terus memperkuat kompetensi sumber daya manusia di bidang operasional melalui kegiatan Diklap seperti yang dilaksanakan hari ini," ujar Manager Humas KAI Daop 7 Madiun.

Menurut Tohari, PPKA memiliki peran yang sangat vital dalam pengaturan perjalanan kereta api. Sehingga petugas dituntut memahami ketentuan operasional serta mampu menjalankan tugas secara profesional, disiplin, dan mengutamakan keselamatan perjalanan kereta api.

Kegiatan dibuka oleh Asmen Perka, yang dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Tim Safety Inspector Kantor Pusat terkait Keselamatan Operasional Kereta Api dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Dan penyampaian materi oleh Kapusdal mengenai refreshing pengaturan perjalanan kereta api.

Tohari menjelaskan bahwa, kegiatan tersebut merupakan bagian dari langkah kesiapan operasional Daop 7 Madiun dalam menghadapi masa Angkutan Lebaran 2026 dan meningkatnya frekuensi perjalanan dan volume penumpang pada periode tersebut.

"Kesiapan SDM operasional menjadi faktor penting untuk menjaga keselamatan dan kelancaran perjalanan kereta api pada masa angkutan lebaran 2026," terangnya.

Harapannya, para peserta mampu meningkatkan kecakapan dan pengetahuan dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya dengan baik dan benar. Menjalankan tugas sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP).

"Serta menerapkan 5 Kunci Keselamatan yang menjadi prinsip utama dalam operasional perkeretaapian," harapnya.

Sebagai bagian dari penguatan pemahaman teknis, kegiatan juga diisi dengan praktik dan simulasi pengaturan perjalanan kereta api, yang dilaksanakan di wesel nomor 73 serta ruang PPKA Daop 7 Madiun.

“KAI berkomitmen untuk terus meningkatkan kompetensi insan perkeretaapian agar tercipta operasional kereta api yang selamat, aman, dan andal bagi seluruh pelanggan,” pungkasnya.

Kontributor : Ninik S
Editor : Tim Berita Jurnal
Next Post Previous Post
  width=