Penanganan Longsoran Talud Dawuhan, Blitar Akan Dilakukan Secara Bertahap
| Pembenahan talut Desa Dawuhan akan dilakukan secara bertahap untuk mencegah kerusakan yang lebih luas. Salah satunya adalah dengan pemasangan bronjong pada area yang terdampak longsor. |
Pengecekan dilakukan langsung oleh Bupati untuk memastikan kondisi terkini di lapangan. Hasil peninjauan menunjukkan bahwa jalan di kawasan tersebut masih aman untuk dilalui masyarakat.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Blitar, Agus Zainal Fanani, mengatakan longsoran yang terjadi berada pada bagian sayap talud, sementara struktur utama talud penahan yang berada di tebing masih dalam kondisi baik.
“Jalannya masih aman dilalui. Fungsi utama talud penahan di tebing masih kuat, sementara yang longsor hanya pada bagian sayapnya dan struktur beton utamanya masih aman,” ujarnya.
Meski demikian, PUPR Kabupaten Blitar akan tetap melakukan pembenahan secara bertahap guna mencegah kerusakan yang lebih luas. Salah satunya adalah dengan pemasangan bronjong untuk memperkuat area yang terdampak longsor.
Selain itu, perbaikan juga akan dilakukan pada lapisan atas jalan dengan perkerasan tambahan agar kondisi badan jalan tetap stabil.
Agus menjelaskan, dari hasil pengecekan di lapangan terdapat indikasi adanya kantong air di dalam tanah yang menjadi salah satu penyebab terjadinya longsor di lokasi tersebut.
“Yang ambrol secara bertahap akan kami benahi dengan pemasangan bronjong serta perkerasan lapisan atasnya, karena terindikasi adanya kantong air yang menyebabkan longsor,” jelasnya.
PUPR Kabupaten Blitar juga akan terus melakukan pemantauan terhadap kondisi di kawasan tersebut, terutama saat curah hujan tinggi, untuk memastikan keamanan jalan bagi masyarakat yang melintas.
Kontributor : Erina Airin
Editor : Tim Berita Jurnal



