width=

Dua Kecamatan di Kabupaten Magetan Diterjang Banjir

Penampakan banjir luapan di salah satu ruas jalan di wilayah Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan, Selasa (3/3/2026) petang.
MAGETAN, BERITA JURNAL - Hujan deras mengguyur wilayah Magetan sejak pukul 17.00 hingga 20.00 WIB. Sekitar pukul 18.00 WIB, mengakibatkan air meluap dan banjir di sejumlah titik di Kecamatan Magetan dan Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Selasa (3/3/2026).

Berdasarkan laporan resmi BPBD Kabupaten Magetan, banjir luapan terpantau di enam lokasi, di antaranya Jalan Kemasan (belakang SMKN 2 Magetan), Jalan Magetan–Gorang Gareng, Perempatan Ngariboyo, hingga Jalan Diponegoro Kelurahan Selosari.

Kasi Kedaruratan dan Logistik (Darlong) BPBD Magetan, Eka Wahyudi, menegaskan bahwa faktor utama luapan bukan semata curah hujan, melainkan saluran yang tersumbat tumpukan sampah.

Selain mengakibatkan banjir di dua kecamatan, di laporkan satu rumah warga di Dukuh Panasan, Desa Mojopurno, turut terdampak.

“Curah hujan memang tinggi, tetapi di beberapa titik kami temukan saluran irigasi tersumbat sampah. Akibatnya air tidak bisa mengalir lancar dan meluap ke jalan serta permukiman,” ujar Eka Wahyudi.

Ekae menyebutkan, laporan masuk ke Pusdalops BPBD sekitar pukul 18.50 WIB. Tim Reaksi Cepat bersama unsur TNI, Polri, PMI, perangkat desa, dan warga langsung bergerak melakukan pembukaan saluran yang tersumbat.

"Sekitar pukul 20.49 WIB, penanganan dinyatakan selesai dan debit air telah surut seluruhnya. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini," kata Kasi Kedaruratan dan Logistik (Darlong) BPBD Magetan," katanya.

Ia menghimbau kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan terutama di saluran air. BPBD juga meminta untuk rutin membersihkan drainase lingkungan untuk kelancaran arus air saat hujan datang.

“Ini menjadi pengingat bahwa menjaga kebersihan tidak cukup hanya saat penilaian. Kebiasaan membuang sampah sembarangan, terutama ke saluran air, harus benar-benar dihentikan,” tegasnya.

“Kalau saluran bersih, air hujan bisa langsung terbuang. Kami harap masyarakat lebih peduli agar kejadian serupa tidak terulang,” tambahnya.

Sebelumnya, Kabupaten Magetan baru mendapat penghargaan dan menyandang predikat sebagai daerah dengan predikat kota bersih, justru terjadi banjir luapan akibat saluran irigasi tersumbat sampah.

Kontributor : Kangliem
Editor : Tim Berita Jurnal
Next Post Previous Post
  width=