width=

Dijadikan Pusat Literasi Sekolah, Perpustakaan SDN Pilangkenceng 01 Raih Akreditasi B

Pengembangan perpustakaan merupakan salah satu program unggulan sekolah.
MADIUN, BERITA JURNAL - Menghidupkan perpustakaan sebagai pusat literasi sekolah merupakan mimpi yang ingin diwujudkan SD Negero 01 Pilangkenceng, Kabupaten Madiun. Jendela menjadi sebuah inspirasi sederhana di balik nama Perpustakaan Jendela Ilmu.

Perpustakaan Jendela Ilmu terus berbenah agar menjadi pusat literasi digital dan konvensional yang tumbuh berdampingan. Perpustakaan mendukung kedua dimensi tersebut. Literasi konvensional melalui buku cetak dan literasi digital melalui akses sumber daya elektronik yang tersedia di perpustakaan.

"Pengembangan perpustakaan merupakan salah satu program unggulan sekolah," ujar Kepala SD Negeri 01 Pilangkenceng, Jawa Timur.

Perpustakaan Jendela Ilmu menyediakan layanan perpustakaan untuk membangun kolaborasi yang baik dengan pemustaka. Layanan yang tersedia diantaranya baca di tempat, referensi, bimbingan literasi informasi, sirkulasi, penelusuran informasi dan internet.

Selain itu, perpustakaan juga bekerjasama dengan KB dan TK Desa Pilangkenceng untuk membantu menumbuhkan budaya literasi sejak usia dini. Serta membantu anak mengenal buku dengan kegiatan membaca yang menyenangkan. Seperti, mengenalkan kegiatan membaca berimbang untuk anak-anak usia dini.

"Melalui program tersebut dapat membantu mempersiapkan transisi yang lebih siap dan nyaman menuju jenjang SD," jelasnya.

Salah satu fasilitas pendukung dalam pengembangan literasi digital adalah keberadaan Interactive Flat Panel (IFP) di perpustakaan. IFP dimanfaatkan sebagai media belajar interaktif yang dapat membantu siswa mengakses materi bacaan digital, video edukatif, presentasi interaktif, dan konten pembelajaran yang menarik.

Selain layanan perpustakaan pada aspek pembelajaran, perpustakaan SDN Pilangkenceng 01 melakukan inovasi dalam manajemen perpustakaan melalui pemanfaatan aplikasi INLISLite.

Aplikasi ini digunakan untuk mendukung pengelolaan perpustakaan secara digital. Mulai dari pendataan koleksi, layanan peminjaman dan pengembalian, hingga administrasi perpustakaan yang tertib dan terintegrasi satu pintu.

Upaya penggunaan INLISLite diharapkan dapat mewujudkan mimpi perpustakaan SDN Pilangkenceng 01 alam menyediakan pengelolaan perpustakaan yang lebih efektif efisien, dan sesuai dengan standar nasional pengelolaan perpustakaan.

Aplikasi INLISLite diperoleh melalui kerja sama dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Madiun. Kerjasama tersebut merupakan bentuk kolaborasi nyata yang digunakan untuk memperkuat ekosistem literasi antara sekolah dan lembaga perpustakaan daerah.

"Kerjasama ini dapat memberikan akses untuk sekolah dalam belajar tentang sistem pengelolaan perpustakaan yang profesional. Juga menjadi sarana pembinaan serta peningkatan mutu layanan perpustakaan sekolah," jelasnya.

Upaya pengembangan fasilitas perpustakaan, sistem layanan dan sistem pengelolaan ini mengantarkan Perpustakaan Jendela Ilmu masuk 10 besar perpustakaan terbaik tingkat kabupaten tahun 2024. Serta perolehan akreditasi perpustakaan dengan predikat B tahun 2025.

"Pencapaian ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi sekolah dan bukti nyata komitmen sekolah terhadap pengembangan literasi," tegasnya.

Perpustakaan Jendela Ilmu juga menjadi satu-satunya perpustakaan SD di wilayah Kecamatan Pilangkenceng yang telah memperoleh sertifikat akreditasi. Akreditasi tersebut tidak hanya mencerminkan kelengkapan administrasi dan fasilitas, tetapi juga kualitas layanan, pemanfaatan teknologi, serta upaya keberlanjutan program literasi sekolah yang dijalankan SDN Pilangkenceng 01, Kabupaten Madiun.

Editor : Tim Beritajurnal
Next Post Previous Post
  width=