Bupati Blitar Buka TMMD ke-127, Kolaborasi TNI dan Pemerintah Percepat Pembangunan Desa
| TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga membangun jiwa sosial, gotong royong, membangun sumber daya manusia (SDM), pendidikan dan ekonomi bangsa. |
Dengan Tema TMMD tahun ini, “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa” TNI terjun langsung bersama, bersinergi dengan masyarakat membangun desa.
Dalam sambutannya, Bupati Blitar menyampaikan apresiasi kepada TNI atas sinergi yang terus terbangun dengan pemerintah daerah dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan pedesaan.
Menurutnya, kolaborasi ini menjadi kekuatan utama pemerataan pembangunan dan dinilai sejalan dengan arah pembangunan nasional, memperkuat gotong royong, kebersamaan, dan nasionalisme.
Ia menjelaskan TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga membangun jiwa sosial, gotong royong, membangun sumber daya manusia (SDM), pendidikan dan ekonomi bangsa.
Bupati menegaskan desa merupakan fondasi bangsa, desa yang kuat dan mandiri akan menopang kesejahteraan negara. Selama ini berbagai fasilitas umum seperti jalan desa, sarana air bersih, dan fasilitas sosial telah dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.
Bupati menambahkan tantangan pembangunan kini mencakup ketahanan pangan, penurunan stunting, pengentasan kemiskinan, peningkatan kualitas SDM, dan penguatan ekonomi desa.
"Karena itu diperlukan kolaborasi lintas sektor antara pemerintah daerah, TNI, Polri, perangkat desa, dan masyarakat," ungkap Rijanto.
Sementara itu, Kepala Staf Korem (Kasrem) 081/DSJ Letkol Inf Meina Helmi menjelaskan sasaran fisik TMMD tahun ini meliputi pembangunan jalan rabat beton selebar 6 meter sepanjang 1.040 meter yang menghubungkan Dusun Krisik dan Dusun Wonorejo.
"Serta jembatan baja penghubung di Dusun Barurejo sepanjang 12 meter," ujar Kasrem.
Program ini juga mencakup pembangunan rumah layak huni sebanyak 15 unit, terdiri dari 7 unit di Dusun Krisik, 5 unit di Dusun Barurejo, dan 3 unit di Dusun Tirtomoyo.
Selain itu dibangun 15 jamban layak yang tersebar di tiga dusun. Untuk kegiatan nonfisik akan dilaksanakan enam sosialisasi, dua pelatihan, dan dua layanan umum bagi masyarakat.
TMMD diharapkan memberi manfaat langsung bagi warga Desa Krisik dan sekitarnya sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat dalam membangun desa.
Kontributor : Erina Airin
Editor : Tim Beritajurnal



