width=

735 Data Penerima BPNT dan PKH di Blitar Gagal Cek Rekening

Dalam proses pengecekan, ditemukan sejumlah ketidaksesuaian di antaranya, NIK yang sama namun nama yang tercantum berbeda. Kondisi ini menyebabkan sistem perbankan otomatis menolak saat proses verifikasi rekening.
BLITAR, BERITA JURNAL — Sebanyak 735 data penerima bantuan sosial yang beririsan antara Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH) tercatat gagal dalam tahap cek rekening di Kabupaten Blitar.

Kedua program ini selama ini melekat karena penyalurannya menggunakan satu kartu yang sama, sehingga ketika terjadi kendala data, dampaknya berpengaruh pada keduanya.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Blitar, Mikhael Hankam Indoro, mengatakan saat ini pihaknya tengah memfokuskan proses checking dan penyesuaian data untuk mencocokkan data BNBA (By Name By Address) dengan data administrasi kependudukan (adminduk).

Dalam proses pengecekan, ditemukan sejumlah ketidaksesuaian di antaranya, NIK yang sama namun nama yang tercantum berbeda. Kondisi ini menyebabkan sistem perbankan otomatis menolak saat proses verifikasi rekening.

“Karena BPNT dan PKH ini beririsan dan menggunakan satu kartu, ketika ada ketidaksesuaian data, maka dua-duanya ikut terdampak. Saat ini masih kami lakukan checking dan penyesuaian,” kata Kepala Dinas Sosial Kabupaten Blitar, Kamis (26/2/2026).

Dinsos melakukan verifikasi secara bertahap dengan mencermati NIK, nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, serta elemen data lainnya. Jika ditemukan kesalahan penulisan atau perubahan data yang belum diperbarui dalam sistem kependudukan, maka akan dilakukan klarifikasi dan sinkronisasi dengan instansi terkait.

Proses penyesuaian ini dilakukan agar penyaluran bantuan tetap tepat sasaran dan tidak menimbulkan persoalan administrasi di kemudian hari. Dinsos memastikan seluruh data yang bermasalah akan diselesaikan terlebih dahulu sebelum masuk ke tahap pencairan berikutnya.

Masyarakat penerima bantuan diimbau untuk memastikan kesesuaian data NIK dan nama pada KTP maupun Kartu Keluarga, mengingat ketepatan data menjadi kunci kelancaran pencairan baik untuk BPNT maupun PKH.

Kontributor : Erina Airin
Editor : Tim Beritajurnal
Previous Post
  width=