width=

60 Paguyuban Reog Se- Madiun Raya Mendapat Penghargaan Dari LDA Keraton Surakarta Hadiningrat

Pemberian gelar itu diserahkan langsung oleh Ketua Lembaga Dewan Adat (LDA) Keraton Solo, GKR Wandansari Koes Moertiyah atau akrab di panggil Gusti Mung di Pendopo Pesanggrahan Madiun Umbul Squer.
MADIUN, BERITA JURNAL - Puluhan Paguyuban Kesenian Reog Ponorogo dan Tokoh Reog (Borek) Kota/Kabupaten Madiun yang tergabung dalam Paguyuban Pelestari Seni Reog (PPSR) memperoleh penghargaan dari Lembaga Dewan Adat (LDA) Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, Minggu (8/2/2026).

Pemberian gelar itu diserahkan langsung oleh Ketua Lembaga Dewan Adat (LDA) Keraton Solo, GKR Wandansari Koes Moertiyah atau akrab di panggil Gusti Mung di Pendopo Pesanggrahan Smarasanta Madiun Umbul Squer.

Gusti Mung menyampaikan bahwa penghargaan di berikan kepada pelaku - pelaku seni khususnya Reog Ponorogo yang aktif dan berkembang di wilayah Kota dan Kabupaten Madiun, sekaligus tasyakuran atas penghargaan yang di berikan.

Menurut Gusti Mung, kesenian Reog Ponorogo bukan hanya sekedar tarian, namun memiliki nilai spiritual olahrasa para seniman menjaga dan mengembangkan kesenian tradisional Jawa yang berasal dari Ponorogo.

"Kebetulan Keraton Surakarta mempunyai wadah yang bernama POKOSO untuk menampung para seniman," ujar GKR Wandansari Koes Moertiyah.

Gusti Mung menuturkan, Ponorogo dan Madiun memiliki sejarah panjang dan keterkaitan pertalian darah dengan Keraton Surakarta Hadiningrat yang hingga saat ini silaturahminya masih terjaga dengan baik.

"Banyak pujangga keraton menimba ilmu di Ponorogo dan menjadi pujangga - pujangganya para Sinuwun," tuturnya.
Menurut Gusti Mung, kesenian Reog Ponorogo bukan hanya sekedar tarian, namun memiliki nilai spiritual olahrasa para seniman menjaga dan mengembangkan kesenian tradisional Jawa yang berasal dari Ponorogo.
Sementara Ketua PPSR, KRA H M Irsyad Pujodiningrat mengatakan ada sekitar 60 paguyuban kesenian Reog Ponorogo dan 30 tokoh atau borek Reog di Kota dan Kabupaten Madiun menerim penghargaan dari Keraton Surakarta Hadiningrat.

"Mewakili teman - teman seniman Madiun Raya saya sampaikan kepada Gusti Mung dan LDA Keraton Surakarta atas apresiasi yang diberikan kepada paguyuban seni Reog Ponorogo," kata KRA H M Irsyad Pujodiningrat.

Mbah Irsyad berharap dengan anugerah yang diberikan dapat mendongkrak semangat para seniman Reog Ponorogo serta menjaga dan menguri - uri budaya Jawa serta berkarya menjaga warisan leluhur.

Dilain pihak, Direktur Madiun Umbul Squer (MUS) Agus Mahendra mengucapkan terima kasih kepada Gusti Mung dan rombongan Keraton Surakarta serta para seniman Reog Ponorogo se- Madiun Raya yang tergabung dalam PPSR yang telah menjadikan MUS sebagai pusat kegiatan kesenian.

"Dengan kegiatan semacam ini secara tidak langsung turut mendongkrak minat wisatawan untuk datang berwisata sekaligus menikmati hiburan kesenian Reog," ungkap Agus Mahendra.

Ia mengungkapkan selanjutnya akan ada pagelaran Reog Ponorogo dan kesenian lainnya yang akan tampil setiap bulan di Madiun Umbul Squer, sebagai agenda rutin oleh teman - teman PPSR sebagai upaya pemulihan pengunjung MUS.

"Madiun Umbul Squer siap memfasilitasi kegiatan temen - temen PPSR dan Pesanggrahan Umbul siap dijadikan markas kegiatan pentas maupun latihan. Bahkan sudah ada wacana tampilan Reog Ponorogo setiap bulan," pungkas Direktur Madiun Umbul Squer.

Kontributor : Ninik S
Editor : Tim Beritajurnal
Next Post Previous Post
  width=