width=

Puluhan Calon PMI Ikuti Sosialisasi Perlindungan Pekerja Migran di Kabupaten Madiun

Sebanyak 45 calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) mengikuti kegiatan sosialisasi perlindungan PMI pra dan purna penempatan yang diselenggarakan Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kabupaten Madiun.
MADIUN, BERITA JURNAL – Sebanyak 45 calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) mengikuti kegiatan sosialisasi perlindungan PMI pra dan purna penempatan yang diselenggarakan Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kabupaten Madiun di Ruang Eka Kapti, Pusat Pemerintahan (Puspem) Caruban, Selasa (30/6/2026).

Mayoritas peserta dalam kegiatan tersebut akan bekerja di luar negeri dengan negara tujuan Hongkong dan Taiwan.

Kegiatan ini dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Madiun Soedjiono, Kepala Disnakerin Kabupaten Madiun Arik Chrisdiananto, perwakilan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), serta enam Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI).

Selain mendapatkan pembekalan dari para narasumber, para calon PMI juga menerima arahan langsung dari Bupati Madiun Hari Wuryanto dan Wakil Bupati Madiun dr. Purnomo Hadi.

Dalam sambutannya, Bupati Hari Wuryanto menegaskan pentingnya memenuhi seluruh persyaratan administrasi sebelum berangkat ke negara tujuan. Menurutnya, pekerja migran yang berangkat melalui jalur resmi dan legal akan memperoleh perlindungan penuh dari negara.

Bupati juga menjelaskan berbagai hak dan kewajiban PMI, termasuk jaminan sosial dan pelatihan yang wajib diikuti sebelum penempatan.

“Bekerjalah dengan niat yang baik dan untuk mencari keberkahan. Tujuan bekerja adalah meningkatkan kesejahteraan keluarga. Jangan menghambur-hamburkan penghasilan dan jangan terpengaruh budaya yang tidak sehat. Jagalah nama baik Kabupaten Madiun,” pesan Hari Wuryanto.

Di akhir arahannya, Bupati mengingatkan seluruh calon PMI untuk menyimpan kontak perusahaan penempatan, P2MI maupun Disnakerin Kabupaten Madiun. Hal tersebut penting agar para PMI dapat segera berkoordinasi apabila menghadapi persoalan selama bekerja di luar negeri.

Senada dengan itu, Wakil Bupati dr. Purnomo Hadi mengimbau para calon PMI untuk senantiasa menjaga diri, beradaptasi secara positif dengan lingkungan kerja di negara tujuan, serta bijak dalam mengelola penghasilan agar tujuan bekerja demi meningkatkan kesejahteraan keluarga dapat tercapai.

Kontributor : Ninik S
Editor           : Tim Berita Jurnal
Next Post Previous Post
  width=