Hermawan Nahkodai KORMI Kabupaten Blitar 2024–2029, Siap Gerakkan Olahraga Masyarakat hingga Desa
| Pelantikan yang dirangkai dengan Gebyar Senam Tera Indonesia dalam rangka peringatan Hari Lahir Pancasila tersebut berlangsung meriah dan diikuti ribuan peserta dari berbagai wilayah di Kabupaten Blitar. |
Pelantikan yang dirangkai dengan Gebyar Senam Tera Indonesia dalam rangka peringatan Hari Lahir Pancasila tersebut berlangsung meriah dan diikuti ribuan peserta dari berbagai wilayah di Kabupaten Blitar.
Dalam sambutannya, Debie menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat gerakan olahraga masyarakat melalui program nasional Indonesia Aktif.
Program tersebut mengajak masyarakat untuk membiasakan aktivitas fisik minimal 30 menit setiap hari sebagai upaya mewujudkan masyarakat yang sehat, bugar, dan produktif menuju Indonesia Emas 2045.
Ketua KORMI Jawa Timur menitipkan tiga pesan kepada pengurus baru KORMI Kabupaten Blitar, untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan Forkopimda, merangkul seluruh Inorga.
"Serta mengembangkan kampung olahraga sebagai ujung tombak pelaksanaan Gerakan Indonesia Aktif," ujar Debie Sisilia Samoa.
Sementara itu, Ketua KORMI Kabupaten Blitar, Hermawan mengatakan, pelantikan tersebut menjadi awal bagi kepengurusan baru untuk mengembangkan olahraga masyarakat secara lebih luas di Kabupaten Blitar.
Menurutnya, keberadaan KORMI sangat penting sebagai wadah bagi berbagai organisasi olahraga masyarakat yang selama ini belum terhimpun dalam satu organisasi.
"Tujuan utama KORMI adalah memasyarakatkan olahraga. Dengan adanya KORMI, mereka bisa berkolaborasi untuk mengembangkan olahraga masyarakat dan olahraga tradisional," kata Hermawan.
Ia menjelaskan, kepengurusan KORMI Kabupaten Blitar sebenarnya telah terbentuk sejak tahun 2024. Namun proses pelantikan baru dapat dilaksanakan setelah menunggu pelaksanaan Musyawarah Provinsi KORMI Jawa Timur.
Ia menegaskan saat ini terdapat 19 Inorga yang tergabung dalam KORMI Kabupaten Blitar. Ke depan, jumlah tersebut diharapkan terus bertambah seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap olahraga rekreasi dan olahraga tradisional.
Hermawan juga menjelaskan salah satu program prioritas kepengurusannya adalah memperkuat gerakan kampung olahraga dan membentuk kepengurusan hingga tingkat kecamatan dan desa.
"Kami ingin KORMI hadir sampai tingkat desa. Karena itu kami akan membentuk kepengurusan di kecamatan hingga desa agar gerakan olahraga masyarakat semakin mudah dijalankan," jelasnya.
Menurut Hermawan, langkah tersebut sejalan dengan arahan KORMI Jawa Timur dan dukungan Pemerintah Kabupaten Blitar untuk memperluas partisipasi masyarakat dalam kegiatan olahraga.
Dengan dilantiknya kepengurusan baru masa bakti 2024–2029, KORMI Kabupaten Blitar diharapkan mampu menjadi rumah besar bagi seluruh pegiat olahraga masyarakat sekaligus motor penggerak budaya hidup sehat di Bumi Penataran.
Kontributor : Erina Airin
Editor : Tim Berita Jurnal


